untuk takdir yang tak mampu ku genggam

diriku tak pernah tahu
apakah mata ini pada esok fajar
masih dapat terbuka menapaki
hari ceria


pun tak akan pernah tahu
apakah malam ini
malam terakhir saksikan langit
rembulan dan pendar gemintang
di penghujung


sebelum bibir ini
benar-benar beku membisu
sebelum mata ini
tak menyaksi lagi


dan sebelum jiwa
lepas tak menggenggam


cukup satu kalimat
yang mungkin basi terdengar
namun tulus terlantun


: "aku mencintaimu."


@elmira
11 Mei 2010 [16:04]

Tidak ada komentar:

 
 
 

gadis kupu-kupu

gadis kupu-kupu
Hei, kau gadis kupu-kupu.. pa bila ku buka sangkarmu, adakah dirimu akan menjadi binal?, JAWAB..!!, takkah dirimu lihat air mataku menghujam pedih menunggu!. Tetaplah dirimu disana jangan engkau melangkah sejengkalpun melihat dunia luar, tetaplah dalam sangkar, rajut senyummu hingga sempurna, tetaplah. Hingga sampai saatnya nanti matahari lelah pijar.

Bunga Kapas

Bunga Kapas
ah, bunga kapas.. pergilah terbang melayang mengawan yang menawan, lalu pulanglah kembali ceritakan padaku tentang lima warna musim.

pudar Harapan lamun

pudar Harapan lamun
Biarkan aku terjatuh, jangan takut! jangan pernah takut. Biar mereka yang di bawah sana tau!, bahwa aku memiliki apa yang mereka tak miliki. Biarkan mereka semua tau!, yang diatas maupun yang di bawah, bahwa aku masih memiliki Bentang, untuk nikmati hariku di letak tertinggi.
 
Copyright © Ranting Sepi
Using Protonema Theme | Bloggerized by AVR