Sajak Bunga Karat

1.
Rinduku murni
Dikunyah waruna
 

Walang hati
Lipur lara

2.
Maheswara lenyap hati
Tangisi itu sepi

Sabit missa
Lenyap sudah nestapa

3.
Merpati tak bersayap
Merangkak di wajah bumi

Menunggu siraut menancap
Agar ajal dini

4.
Purnama risak mentari
Rincih di kening malam

Air mata berwirama
Saksikan ripuk - ripuk menghujam

5.
Itu mawar indah magenta
Menarik hati harum raga

Tapi apalah arti semua
Berduri santau nyeri jiwa

6.
Kidung rembi batari
Dalam sunyi
 

Di bawah pelangi
Pada ruh - ruh sepi

7.
Laut teduh menyapa
Mahia tujuh samudra

Ibarat karang bertalun
sapa sarapah laun - laun



@elmira

Tidak ada komentar:

 
 
 

gadis kupu-kupu

gadis kupu-kupu
Hei, kau gadis kupu-kupu.. pa bila ku buka sangkarmu, adakah dirimu akan menjadi binal?, JAWAB..!!, takkah dirimu lihat air mataku menghujam pedih menunggu!. Tetaplah dirimu disana jangan engkau melangkah sejengkalpun melihat dunia luar, tetaplah dalam sangkar, rajut senyummu hingga sempurna, tetaplah. Hingga sampai saatnya nanti matahari lelah pijar.

Bunga Kapas

Bunga Kapas
ah, bunga kapas.. pergilah terbang melayang mengawan yang menawan, lalu pulanglah kembali ceritakan padaku tentang lima warna musim.

pudar Harapan lamun

pudar Harapan lamun
Biarkan aku terjatuh, jangan takut! jangan pernah takut. Biar mereka yang di bawah sana tau!, bahwa aku memiliki apa yang mereka tak miliki. Biarkan mereka semua tau!, yang diatas maupun yang di bawah, bahwa aku masih memiliki Bentang, untuk nikmati hariku di letak tertinggi.
 
Copyright © Ranting Sepi
Using Protonema Theme | Bloggerized by AVR