Tangkai hati...
Sajak ini ku tulis dengan pena jiwa Safa
Dan tinta air mata
Diriku bukan karang di tengah Lautan tak bertepi
Ataupun teja di bukit senja Tempat buluh perindu para Bidadari
Rembuni diriku tersadar semua
Adanya diri ini pemilik separuh jiwa
Yang kelak sejatinya kan pergi
Tangkai hati
Ini aku mengunyah Semu
Tangkai hati
Ini aku tangisi rindu
Di sini diriku menunggu...
Tempat ini
Saat aku sudah bersandar pada Pundak Tuhan
Lalu ulurkan jemari padamu
Agar gapaiku
Tangkai hati
Aku milikmu
Sampai saatnya nanti
Di penghujung sepi
@elmira




Tidak ada komentar:
Posting Komentar