kisah tak bernyawa

meliuk lekukan pandang pada
lingarnya tawang, retina sayu
membulir terista
agaknya mata langit mulai
terpejam segera

ini pertama menatap jingga yang
katanya petuah surya adalah
senja diakhir cerita
meluluh kenangan dilumat tanpa
arah

ini memang pertama patung
memaku dihadapan kerai biru
mengumpulkan remah-remah
yang merarai silu

: kenangan mati
yang tak mampu ditawar
hingga angin menggugat rupa
tura

ah, dawana jumantara
kemana diri mampu berpaling
pun air mata berhenti melipit
gakari

sampai saatnya nanti tak ada lagi
yang merangum senyum
semua kembali pada awal cerita
: bahagia

@elmira
04 Juli 2010 [14:37]

Tidak ada komentar:

 
 
 

gadis kupu-kupu

gadis kupu-kupu
Hei, kau gadis kupu-kupu.. pa bila ku buka sangkarmu, adakah dirimu akan menjadi binal?, JAWAB..!!, takkah dirimu lihat air mataku menghujam pedih menunggu!. Tetaplah dirimu disana jangan engkau melangkah sejengkalpun melihat dunia luar, tetaplah dalam sangkar, rajut senyummu hingga sempurna, tetaplah. Hingga sampai saatnya nanti matahari lelah pijar.

Bunga Kapas

Bunga Kapas
ah, bunga kapas.. pergilah terbang melayang mengawan yang menawan, lalu pulanglah kembali ceritakan padaku tentang lima warna musim.

pudar Harapan lamun

pudar Harapan lamun
Biarkan aku terjatuh, jangan takut! jangan pernah takut. Biar mereka yang di bawah sana tau!, bahwa aku memiliki apa yang mereka tak miliki. Biarkan mereka semua tau!, yang diatas maupun yang di bawah, bahwa aku masih memiliki Bentang, untuk nikmati hariku di letak tertinggi.
 
Copyright © Ranting Sepi
Using Protonema Theme | Bloggerized by AVR