embun rimbun
menetes, membasahi bumi
angin
silir-mamiri menari-nari
hembusan hampa..
la...la...la..la...
apa itu..?
apa yang telah ku dengar,
kubuka mataku,
tatap sekeliling
pelajari semua
lalu kucari bisik suara sunyi tadi,
berlari dalam kalut,
la...la...la...la...
lagi-lagi terdengar
ku cepat berlari
tersentak..!
aku sedang tak berada dibumi
kini aku dalam lingkar rona pelangi,
tersadar ini,
aku telah...mati....
tinggalkan raga dalam pertempuran abadi
membumbung melayang pergi,
dapat kurasa, kepakan sayap dipunggung
ah....ternyata kini aku bersayap merpati,
la...la...la...la...
BIADAP !
senandung itu terdengar lagi,
ku terobos, lingkar pelangi
terlihat,
dan kini dapat kulihat
ternyata itu senandung para bidadari,
"raihlah jemari kami wahai anak adam jangan kau menari-nari dalam lazwardi dilangit ini"
para bidadari bersenandung untukku
disurga ini,
dalam rona si pelangi
dan gema lonceng Tuhan abadi.
@elmira




Tidak ada komentar:
Posting Komentar