ini tangis dan tawa dalam nafas
ku kejar kehidupan, tapi melupakan sang Maha hidup
terlalu banyak kita mengeluh dalam hidup
padahal,
mentari beserta cahayanya
bumi yang berputar tanpa derak
bulan yang bergerak diam-diam tak berisik
air yang memancarkan berdecak
angin dengan tarian lembut
adalah milik kita,
hitam-putih dalam hidup
dengki dusta setiap bait kata
ingin ku gulung semua,
celupkan dalam mutiara surga,
lalu hamparkan kembali menjadi putih, mulai lagi
tapi tak akan bisa..!
Kau yang Maha pelindung,
lindungi jiwaku didalam manisnya iman islam
Kau yang Maha pemaaf,
hapuslah semua lembar hitam, yang tertera dilauh mahfuzmu
Kau yang Maha bijaksana,
peluklah ragaku didalam hangatnya ketakwaan
Kau yang Maha malu,
hiasi akhlakku dalam perisai malu milikmu
kau yang Maha melihat,
sahkan kata-kataku !
larut asah
hapus semua
kembali menjadi siembun lagi.
@elmira




Tidak ada komentar:
Posting Komentar