disemu ini coba berpaling diri
lihat, dinding-dinding bisu menghardik sepi
tik-tik rintik hujan basahi bumi
lamunan menerawang terbang tinggi,
semilir meniup lirih
terbangkan si rapuh bunga-bunga kapas dalam tarian sunyi
senandung pilu...
tatap langit
hitam pekat
tak menarik
tanpa gejora manik-manik
ada bayang dalam lirik
ingin kusentuh lalu kutarik
tapi apalah, gapaipun tak sampai,
hati tergores perih,
misteri hidup,
akankah sampai disini..
hai.. peri
kemari,
beri aku bisikan
tentang 27
apa nantinya... ?
dimana... ?
atau, sampaikah gapai 27...?
hai.. peri,
mengapa hanya diam membisu,
hati ini menjadi pilu
beri tau satu peristiwa,
biar dapat ku cabut kembali tikaman belati pada jantungku,
sini... kemari,
hening.....
tak terdengar,
bahagiakah diakhir cerita...?
@elmira




Tidak ada komentar:
Posting Komentar