Ibunda

ribuan rintangan dirimu hadapi, semua dirimu tempuh, untuk satu anakmu,

meskipun berjalan diatas bara dan menginjak serpihan kaca terus berjalan
 
untuk satu anakmu

seperti malam kasih yang dirimu beri.

ibuku sayang,

lihat dedaunan berjatuhan lalu mengering tapi cintamu tetap bersemi

tak mampu diri ini membalas ,

ingin raga ini mendekap rentamu,
tertidur dalam pelukmu,
lalu mendengar dongeng milikmu

seperti saat kecil dulu,

kasihmu tiada henti

harus dengan apa membalas...

cukuplah bahagiamu, bahagiaku

ibuku sayang setiap desah nafasku iringan doa untuk dirimu

ibuku sayang,

lihat alam bangga denganmu

mulia dirimu,
suci hatimu.

sekarang dirimu pergi tinggalkan diriku pada sunyi

belum mampu diriku membalas


ibu....

Tidak ada komentar:

 
 
 

gadis kupu-kupu

gadis kupu-kupu
Hei, kau gadis kupu-kupu.. pa bila ku buka sangkarmu, adakah dirimu akan menjadi binal?, JAWAB..!!, takkah dirimu lihat air mataku menghujam pedih menunggu!. Tetaplah dirimu disana jangan engkau melangkah sejengkalpun melihat dunia luar, tetaplah dalam sangkar, rajut senyummu hingga sempurna, tetaplah. Hingga sampai saatnya nanti matahari lelah pijar.

Bunga Kapas

Bunga Kapas
ah, bunga kapas.. pergilah terbang melayang mengawan yang menawan, lalu pulanglah kembali ceritakan padaku tentang lima warna musim.

pudar Harapan lamun

pudar Harapan lamun
Biarkan aku terjatuh, jangan takut! jangan pernah takut. Biar mereka yang di bawah sana tau!, bahwa aku memiliki apa yang mereka tak miliki. Biarkan mereka semua tau!, yang diatas maupun yang di bawah, bahwa aku masih memiliki Bentang, untuk nikmati hariku di letak tertinggi.
 
Copyright © Ranting Sepi
Using Protonema Theme | Bloggerized by AVR