pasir putih tenang kabut,
dinding es tersentuh lembut retak merambat hancur lebur,
itulah hati sang puan jingga,
dalam dekap sirapuh jiwa,
dalam alunan nyanyian balada,
oh..sipuan jingga sungguh malang lagi nista,
menghayal...
menjadi merpati bersayap indah,
pergi jauh melayang tinggi diangkasa,
mengitari singgasana milik Tuhan,
oh..sipuan jingga terjatuh dalam khayal,dan tak terbangun,
tanpa harus terbangun..
@elmira




Tidak ada komentar:
Posting Komentar