Sajak untuk Elmira

sepagi lalu masih berentet embun menyungging,ini awal cerah entah sesaat lagi,
mentari masih condong setengah malas beranjak,
gerombol kut-kut menghuni dahan pinus setengah patah dipucuk meradu bernyanyi,
kabut mengenas sedikit pucat,menyimbah lalu pecah membasah,rinai sisa semalam,ini masih membunyi satu-dua tik-tik silih berganti,
elmira masih pula bersenap tatap,ini waktu menguntai segulung rindu entah siapa pemilik candu itu,
tak berjinkat,melekat tatap lekat lekat,lalu menerka sebayang mimpi,wajah imaji ini pagi,
berujar diam,tak secuap kesah tersampaikan,entah pada ubin-ubin yang kelu beku,
hanya diam memainkan,tetap pada tik-tik yang pecah membasah agaknya,
sajak pagi untuk elmira,bergegaslah sebelum matahari seperti marah,maka bangunlah.
from my true love..andaru


@elmira

Tidak ada komentar:

 
 
 

gadis kupu-kupu

gadis kupu-kupu
Hei, kau gadis kupu-kupu.. pa bila ku buka sangkarmu, adakah dirimu akan menjadi binal?, JAWAB..!!, takkah dirimu lihat air mataku menghujam pedih menunggu!. Tetaplah dirimu disana jangan engkau melangkah sejengkalpun melihat dunia luar, tetaplah dalam sangkar, rajut senyummu hingga sempurna, tetaplah. Hingga sampai saatnya nanti matahari lelah pijar.

Bunga Kapas

Bunga Kapas
ah, bunga kapas.. pergilah terbang melayang mengawan yang menawan, lalu pulanglah kembali ceritakan padaku tentang lima warna musim.

pudar Harapan lamun

pudar Harapan lamun
Biarkan aku terjatuh, jangan takut! jangan pernah takut. Biar mereka yang di bawah sana tau!, bahwa aku memiliki apa yang mereka tak miliki. Biarkan mereka semua tau!, yang diatas maupun yang di bawah, bahwa aku masih memiliki Bentang, untuk nikmati hariku di letak tertinggi.
 
Copyright © Ranting Sepi
Using Protonema Theme | Bloggerized by AVR