bunga karat hendak mati
di pasara bunda
hati merana
jiwapun dirasa ripuh
mengurai angan
gaduh dendang bersenandung
entah dimana layak bumi
mengandung
angan melupa
terbang melayang
mengawan menawan
itu puan harapkan khayal
merpati tiba datang
menjelang diri
mematah bayang
antara hati dan jantung
bersabda
aku belum rela mati
bunga karat tertidur sejenak
setelah koma
melupa titik
bangunlah sudah
Kairo,
14 April 2010 [15:24]




Tidak ada komentar:
Posting Komentar