Gadis kecil itu menunggu ayahnya pulang dari kerja. Malam semakin larut waktu sudah menunjukan pukul 20:00. Tapi gadis kecil itu tetap terjaga demi menyambut ayahnya, karena ada hal penting yang harus dia beri tahu. Bahwa dirinya berulang tahun dan umurnya bertambah.
Banyak teman-temannya yang diberi hadiah oleh orang tuanya saat berulang tahun.
Dan gadis kecil itupun mengharapkan hal yang sama.
Akhirnya setelah lama menunggu, ayahnyapun pulang. Sumringah wajah gadis itu menyambut ayahnya, karena dalam hatinya dia akan dipeluk dan diberi hadia.
"Ayah aku ulang tahun umurku sekarang sepuluh tahun." Gadis itu memberi tahu ayahnya. Sambil menarik-narik tangan ayahnya.
"Ayah capek!, jangan ganggu ayah. Ayah mau istirahat." Jawab ayahnya sambil melepaskan tangan gadis itu. Dan menuju kamar tidurnya.
Gadis kecil itu hanya diam membisu, harapan yang ada dalam khayalannya hanya semu. Menangispun percuma.
Kesedihan?
cukup tegas dalam mata beningnya.
Pedih?
cukup terlukiskan dalam senyumannya.
Lalu gadis kecil itupun pergi ke ruang atas menuju kamarnya. Memasuki kamarnya. Dan menutup pintunya. Tak ada yang menyadari setelah pintu itu tertutup. Gadis kecil itupun menutup hatinya. Dengan ayahnya maupun yang lainnya.
Kairo,
11 April 2010 [06:24]




Tidak ada komentar:
Posting Komentar