aku?
aku ini siapa?
aku
pemuda?
suram!
murka pada dunia
apa yang kalian lihat?
apa yang kalian pandang?
a?ku!
akan buktikan perkataan
Tuhan
kehidupan setelah kematian
berjalan dalam gelap
lari dari bayangbayang
Tuhan pasti menungguku
menatapku dengan televisi maha besarnya
duduk santai di kursi malas
sambil mengunyah sebuah apel
dinda wanitaku jangan terpaku menatapku
jangan teteskan air mata untukku
rapikan saja dipan yang engkau pakai lacur malam tadi
dinda wanitaku
pemilik bibir maha indah
railah tanganku
sentu jemariku
ucapku satu selamat tinggal
pasti kalbunya menangis
meraung
memecah hening malam
senyumku mengembang
merekah sempurna
revolver pindad kaliber 38mm, yang berada pada tangan kananku
ku arahkan tepat pada pelipis kepalaku
dinda
peluru ini akan menembus
kepalaku
meleburkan otakku
dinda
jadikan kematianku pelajaran termanismu
saksikan!
perhatikan!
bagaimana nikmatnya ajal menjemput
ku tatap dia sekali lagi
lalu pejamkan mata
"kematian sekarang aku datang!"
"Tuhan sambutlah aku!"
"hahahahaha"
"fuck!"
dinda
selamat datang dipertunjukan maha hebatku
ku tarik pelatuknya
lalu
DOR!




Tidak ada komentar:
Posting Komentar