abstrak

di antara percikan genang getih
ada pualam tak menempat
bukan tempat berpulang keluh
kesah


hanya lapak setapak
tepak tetak merapal serapah
selaksa kikis mengikis hati guna
bilah


ah, lain sepukal saat menancap
hati, penuhi labirin menghitam
pekat


seperti mimpi yang tiada dusta
ruang-ruang harapan dan hunian
tak tuai gegap gempita


lain menjamah rindu
saat tindas lara meradu
jauh yang tak pun beradu
seumpama batari tangis pada kamu
lemparkan harapan namun semu


: itu
tentang aku
karya Tuhan paling abstrak


@Elmira
21 Mei 2010 [14:02]

Tidak ada komentar:

 
 
 

gadis kupu-kupu

gadis kupu-kupu
Hei, kau gadis kupu-kupu.. pa bila ku buka sangkarmu, adakah dirimu akan menjadi binal?, JAWAB..!!, takkah dirimu lihat air mataku menghujam pedih menunggu!. Tetaplah dirimu disana jangan engkau melangkah sejengkalpun melihat dunia luar, tetaplah dalam sangkar, rajut senyummu hingga sempurna, tetaplah. Hingga sampai saatnya nanti matahari lelah pijar.

Bunga Kapas

Bunga Kapas
ah, bunga kapas.. pergilah terbang melayang mengawan yang menawan, lalu pulanglah kembali ceritakan padaku tentang lima warna musim.

pudar Harapan lamun

pudar Harapan lamun
Biarkan aku terjatuh, jangan takut! jangan pernah takut. Biar mereka yang di bawah sana tau!, bahwa aku memiliki apa yang mereka tak miliki. Biarkan mereka semua tau!, yang diatas maupun yang di bawah, bahwa aku masih memiliki Bentang, untuk nikmati hariku di letak tertinggi.
 
Copyright © Ranting Sepi
Using Protonema Theme | Bloggerized by AVR