Angan Ngarai (3)


Lihat nebula menimang kejora
Purnama sahaja memacik malam
Pawana menari, pun bunga
 
Beringung

Andai mereka itu kita...

Sehari tanpamu saja diriku tak bisa
Melihat namamu diriku merindu
Bila memikirkanmu diriku
 
Terpejam tangis

Genggam diriku sayang
Ini angan ngarai

Diriku mencintai Tuhan
 
Yang tak terlihat
Seperti mencintai dirimu
 
Yang tak tersentuh
 

Ah, tangkai hati..
Saat ini hanya cinta yang diriku
 

Punya






@elmira
Kairo,
22 Januari 2010 [17:52]

Tidak ada komentar:

 
 
 

gadis kupu-kupu

gadis kupu-kupu
Hei, kau gadis kupu-kupu.. pa bila ku buka sangkarmu, adakah dirimu akan menjadi binal?, JAWAB..!!, takkah dirimu lihat air mataku menghujam pedih menunggu!. Tetaplah dirimu disana jangan engkau melangkah sejengkalpun melihat dunia luar, tetaplah dalam sangkar, rajut senyummu hingga sempurna, tetaplah. Hingga sampai saatnya nanti matahari lelah pijar.

Bunga Kapas

Bunga Kapas
ah, bunga kapas.. pergilah terbang melayang mengawan yang menawan, lalu pulanglah kembali ceritakan padaku tentang lima warna musim.

pudar Harapan lamun

pudar Harapan lamun
Biarkan aku terjatuh, jangan takut! jangan pernah takut. Biar mereka yang di bawah sana tau!, bahwa aku memiliki apa yang mereka tak miliki. Biarkan mereka semua tau!, yang diatas maupun yang di bawah, bahwa aku masih memiliki Bentang, untuk nikmati hariku di letak tertinggi.
 
Copyright © Ranting Sepi
Using Protonema Theme | Bloggerized by AVR