Surat di Kelopak Mawar

: Pada Pangeran pemilik Tahta

Ku layahkan kelopak Mawar ini Ke Arsy Yang Agung

Dalam liuk pawana

Di alunan lentesasi Kupu - kupu
 

Berdawai alam...

Membumbung Kelopakku

Mengawanlah

Naik menerus

Lewati langit tujuh
 

Langkahi Jibril pemilik Tujuh puluh sembilan Sayap

Sampaikan ini pada Sang Kudus

Tidakkah kalian tahu Karubin langit

Di dalam kelopak itu Telah diriku gores Mutiara laal

Yang bertulis dan Berpijar;

Bahwa
 
Hidupku cintaku
 
Ibadahku dan
 
Matiku adalah milikMu

Tak ada yang perlu Diriku sesali
 

Hapus air mata ini
Lalu
 
Sahkan tiap kataku

Hanya untukMu Pangeran pemilik Langit dan bumi





@elmira

Tidak ada komentar:

 
 
 

gadis kupu-kupu

gadis kupu-kupu
Hei, kau gadis kupu-kupu.. pa bila ku buka sangkarmu, adakah dirimu akan menjadi binal?, JAWAB..!!, takkah dirimu lihat air mataku menghujam pedih menunggu!. Tetaplah dirimu disana jangan engkau melangkah sejengkalpun melihat dunia luar, tetaplah dalam sangkar, rajut senyummu hingga sempurna, tetaplah. Hingga sampai saatnya nanti matahari lelah pijar.

Bunga Kapas

Bunga Kapas
ah, bunga kapas.. pergilah terbang melayang mengawan yang menawan, lalu pulanglah kembali ceritakan padaku tentang lima warna musim.

pudar Harapan lamun

pudar Harapan lamun
Biarkan aku terjatuh, jangan takut! jangan pernah takut. Biar mereka yang di bawah sana tau!, bahwa aku memiliki apa yang mereka tak miliki. Biarkan mereka semua tau!, yang diatas maupun yang di bawah, bahwa aku masih memiliki Bentang, untuk nikmati hariku di letak tertinggi.
 
Copyright © Ranting Sepi
Using Protonema Theme | Bloggerized by AVR