Tangkai Hati (4)



Untukmu Pemilik sayap putih
Yang mengisi sepi
Hanya padamu yang Berpijar di Hati


Apakah dirimu tau
Makna di tiap rembi milikku.. ?


Membutir habelur
Sebening embun..


Tanpa tersentuh jemarimu


Ini aku
Masih tertegun di sudut waktu
Menggenggam cakrawala lingar


Pucuk rindu meranum 
Di tangis sedu merayu


Maafkan diriku sayang
Yang menerus berselir rembi


Ini tutur akhir
Sebelum nadi tersayat perih


: Kau adalah nafas di setiap detak Jantungku


@elmira

Tidak ada komentar:

 
 
 

gadis kupu-kupu

gadis kupu-kupu
Hei, kau gadis kupu-kupu.. pa bila ku buka sangkarmu, adakah dirimu akan menjadi binal?, JAWAB..!!, takkah dirimu lihat air mataku menghujam pedih menunggu!. Tetaplah dirimu disana jangan engkau melangkah sejengkalpun melihat dunia luar, tetaplah dalam sangkar, rajut senyummu hingga sempurna, tetaplah. Hingga sampai saatnya nanti matahari lelah pijar.

Bunga Kapas

Bunga Kapas
ah, bunga kapas.. pergilah terbang melayang mengawan yang menawan, lalu pulanglah kembali ceritakan padaku tentang lima warna musim.

pudar Harapan lamun

pudar Harapan lamun
Biarkan aku terjatuh, jangan takut! jangan pernah takut. Biar mereka yang di bawah sana tau!, bahwa aku memiliki apa yang mereka tak miliki. Biarkan mereka semua tau!, yang diatas maupun yang di bawah, bahwa aku masih memiliki Bentang, untuk nikmati hariku di letak tertinggi.
 
Copyright © Ranting Sepi
Using Protonema Theme | Bloggerized by AVR