Bayang Musa

Angin semilir berhembus 
Menari tenang menerpa wajah
Mandala mentari sempurna 
Sudah..

Ruang masa Musa masih 
Membekas
Pasir yang tergenggam berbisik 
Seakan ingin bercerita
Tentang kenang lalu

Tak lekang waktu
Puing puing kokoh saksi hidup
Sakandaria menjadi penutup

Pengorbanan untuk Tuhan
Dan mahluk terkutuk Tuhan

Sekarang hanya tinggal kenang
Yang tak dikenang

Hanya sebuah kekaguman puing
tiga sisi
Tanpa merisak pengorbanan lalu

Ah.. bayang - bayang itu masih 
Dapat ku rasa
Hingga pasara penghabisan





@elmira

Tidak ada komentar:

 
 
 

gadis kupu-kupu

gadis kupu-kupu
Hei, kau gadis kupu-kupu.. pa bila ku buka sangkarmu, adakah dirimu akan menjadi binal?, JAWAB..!!, takkah dirimu lihat air mataku menghujam pedih menunggu!. Tetaplah dirimu disana jangan engkau melangkah sejengkalpun melihat dunia luar, tetaplah dalam sangkar, rajut senyummu hingga sempurna, tetaplah. Hingga sampai saatnya nanti matahari lelah pijar.

Bunga Kapas

Bunga Kapas
ah, bunga kapas.. pergilah terbang melayang mengawan yang menawan, lalu pulanglah kembali ceritakan padaku tentang lima warna musim.

pudar Harapan lamun

pudar Harapan lamun
Biarkan aku terjatuh, jangan takut! jangan pernah takut. Biar mereka yang di bawah sana tau!, bahwa aku memiliki apa yang mereka tak miliki. Biarkan mereka semua tau!, yang diatas maupun yang di bawah, bahwa aku masih memiliki Bentang, untuk nikmati hariku di letak tertinggi.
 
Copyright © Ranting Sepi
Using Protonema Theme | Bloggerized by AVR