unjun padanya mengujuk satu itu kosong
menjadi untun beruntun adalah kosong
sepi itu sunyi, sunyi mengembang menjadi hening lalu kembali pada kosong
unjam setiap unsuri kosong kosong dapati kosong
nata yang dalam geta tetap geronggang kosong
telah harap sabit pada sabitah tapi lihat yang ada kosong
pada kabut safa lihat saf semu...,
akh... itu kosong
adakah pada jiwa itu kosong...?
ripuk hati meruak jiwa telah merisak diri, kembali pada kosong
sajak kosong;
mari kita merincis kosong,
lalu kaitkaitan agar berjuntai pada lazwardi dewa,
hingga tersisih jauh tak dapati lagi kosong.
@elmira




Tidak ada komentar:
Posting Komentar