Senandung Diamku

gerimis merintik, merintis lirih ............................

malamku diam,
 
diam mengembang menjadi sunyi

diriku termenung sendiri
berteman tiap serpih bisu

kubuka jendela kamar
basah berembun

dapat diriku hirup bau rasa
semilir angin berhembus pelan-pelan
kibas tiap helai-helai rambut, seakan menari diwajah

hatiku berkaru...,

tatap bulan,
 
dirinya menyendu
ingin rasa mengepak sayap sentuh permukaannya dengan jemari,
 
lalu petik bunganya,
 
tapi sayapku rapuh

lalu akupun diam...,

khayali diri akan nanti
ingin mengenang...,
 
pada diam

malam ini tak ada kidung, senandung, ataupun kicau

malam ini hanya diam,

lalu dirikupun kembali terdiam...,

ingin rasanya kait-kaiti bayang dirimu, pada setiap manik-manik bintang
biar abadi adanya

tapi diriku hanya mampu diam...,
 

apakah diamku ini rindu..?

diriku merindu
rinduku terdiam

biar diriku simpan rindu dan cinta ini pada senandung diam,

biarkan diriku terdiam, sampai saatnya nanti menutup mata

diamku tak berdusta,
sumpah dirinya yang kucinta





@elmira

Tidak ada komentar:

 
 
 

gadis kupu-kupu

gadis kupu-kupu
Hei, kau gadis kupu-kupu.. pa bila ku buka sangkarmu, adakah dirimu akan menjadi binal?, JAWAB..!!, takkah dirimu lihat air mataku menghujam pedih menunggu!. Tetaplah dirimu disana jangan engkau melangkah sejengkalpun melihat dunia luar, tetaplah dalam sangkar, rajut senyummu hingga sempurna, tetaplah. Hingga sampai saatnya nanti matahari lelah pijar.

Bunga Kapas

Bunga Kapas
ah, bunga kapas.. pergilah terbang melayang mengawan yang menawan, lalu pulanglah kembali ceritakan padaku tentang lima warna musim.

pudar Harapan lamun

pudar Harapan lamun
Biarkan aku terjatuh, jangan takut! jangan pernah takut. Biar mereka yang di bawah sana tau!, bahwa aku memiliki apa yang mereka tak miliki. Biarkan mereka semua tau!, yang diatas maupun yang di bawah, bahwa aku masih memiliki Bentang, untuk nikmati hariku di letak tertinggi.
 
Copyright © Ranting Sepi
Using Protonema Theme | Bloggerized by AVR