Dialog Rindu

rindu, kata mereka
: kembang
tapi bagiku, itu luka
: kian bercabang
bagiku, itu kikisan cinta
bermata lentik
bergaun cantik
selaksa periperi berpita


itu periperi risau
bergenggam pisau
mencabik angin
menetak ingin
bukan, mereka penabik sayarah
di jemarinya rerupa manik perlip
mengembara lintas tanpa amarah
senantiasa merekah serupa tulip


ah, itu tulip layuh
ngeram di tepian sunyi
menatap sepi mengayuh
mendengar bisu bernyanyi
tidak, itu tulip milik batari
rahim warnasari bidadari
tak lelah menebar buluh perindu
kepada hati yang dilanda sendu


nyatanya, kian mengelam
kelopak mata melindap
jarum jam mengendap
ke Lena, luka menyelam

o aku terlanjur mengesumba
terlalu lama aku mendamba
namun dayaku ditelan Depa
udara bisu dicumbu hampa
o, tuan jangan berkisah lara
simpan saja dalam pasara
atau biarkan melanglang
; merepih ilalang

mari, genggam ini jemari
jangan menepi sendiri
kita hapus luka trista
biar pijar sepijar magenta

@Elmira & Dave

Tidak ada komentar:

 
 
 

gadis kupu-kupu

gadis kupu-kupu
Hei, kau gadis kupu-kupu.. pa bila ku buka sangkarmu, adakah dirimu akan menjadi binal?, JAWAB..!!, takkah dirimu lihat air mataku menghujam pedih menunggu!. Tetaplah dirimu disana jangan engkau melangkah sejengkalpun melihat dunia luar, tetaplah dalam sangkar, rajut senyummu hingga sempurna, tetaplah. Hingga sampai saatnya nanti matahari lelah pijar.

Bunga Kapas

Bunga Kapas
ah, bunga kapas.. pergilah terbang melayang mengawan yang menawan, lalu pulanglah kembali ceritakan padaku tentang lima warna musim.

pudar Harapan lamun

pudar Harapan lamun
Biarkan aku terjatuh, jangan takut! jangan pernah takut. Biar mereka yang di bawah sana tau!, bahwa aku memiliki apa yang mereka tak miliki. Biarkan mereka semua tau!, yang diatas maupun yang di bawah, bahwa aku masih memiliki Bentang, untuk nikmati hariku di letak tertinggi.
 
Copyright © Ranting Sepi
Using Protonema Theme | Bloggerized by AVR