Perjalanan Mawar

Mawar suci
Sunyi sendiri 
Direnggut embun pagi 
Beringgung kuncup mengindung rembi

Mawar merah muda
Hatimu dipetik barata siwa
Katamu menjulang jumantara
Istana syairmu mendawana 

Mawar biru
Rindumu beku 
Pudar meramu

Mawar kuning
Putus kelingking
Tangisan melengking
Meretak puing tawang

Mawar putih
Genggam sepuluh sabitah
Terpatri di hati
Lalu abadi merekah

Mawar hijau
Harapan semu
hati silu
lingar beradu

Mawar hitam 
Berharap najam
Terpatri kelam
Bukan nagam
Hanya dusta tertanam

Mawar jingga
Lenyap juwita
Membekas trista
Tertikam trisula 

 

@elmira
Kairo,
3 Februari 2010

Tidak ada komentar:

 
 
 

gadis kupu-kupu

gadis kupu-kupu
Hei, kau gadis kupu-kupu.. pa bila ku buka sangkarmu, adakah dirimu akan menjadi binal?, JAWAB..!!, takkah dirimu lihat air mataku menghujam pedih menunggu!. Tetaplah dirimu disana jangan engkau melangkah sejengkalpun melihat dunia luar, tetaplah dalam sangkar, rajut senyummu hingga sempurna, tetaplah. Hingga sampai saatnya nanti matahari lelah pijar.

Bunga Kapas

Bunga Kapas
ah, bunga kapas.. pergilah terbang melayang mengawan yang menawan, lalu pulanglah kembali ceritakan padaku tentang lima warna musim.

pudar Harapan lamun

pudar Harapan lamun
Biarkan aku terjatuh, jangan takut! jangan pernah takut. Biar mereka yang di bawah sana tau!, bahwa aku memiliki apa yang mereka tak miliki. Biarkan mereka semua tau!, yang diatas maupun yang di bawah, bahwa aku masih memiliki Bentang, untuk nikmati hariku di letak tertinggi.
 
Copyright © Ranting Sepi
Using Protonema Theme | Bloggerized by AVR