langit berkanvas putih
terlukis hamparan gemintang
merias cakrawala
mengunci dua kutub khatulistiwa
kasih tutur pada kami
selembut kidung surgawi
seindah nirwana bumi
mengharum gaharu dewi
tak pernah habis bayang
juga tak merisak hujam pedih
menjadi penaung selaksa nyatuh dewadaru
menjulang merekah bunda
: jumantara
tak melapas
dalam sepi jiwa merindu
lazuardi yang seputih kapas
rerangkai dendang menyendu
: dia singgasana terindah Tuhan
saruloka
langit teduh
seperti itu aku memanggilmu
sampai nanti
Kairo,
15 Maret 2010 [16:25]




2 komentar:
Indah Indah, semoga Langit teduh seindah hatimu
terimakash ya
Posting Komentar