terlihat signorina
memandang luar kerai
rembinya getir nanar
digaris-garis mati
ada sisa riak gelombang hati
telaga retak
satu meratak
hakiki mutlak
terpasung
dipilar dewa
tengah ujung
berakar rupa
peluh pengikat dupa
ditengah mandala pelupuk kelopak
membagi tatap
teja saruloka
najam-najam jumantara
: itu signorina
rapun
menimang sendu
Kairo,
14 Maret 2010 [16:30]




2 komentar:
bagus bgt,ranting... indah indah indah^^
langit hmm
pintar bikin kata-kata indah...^^
Posting Komentar